Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Resep Steak Ayam Krispi Saus Lada Hitam: Lezatnya Bikin Nagih!

2026-01-21 | 23:01 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-21T16:01:29Z
Ruang Iklan

Resep Steak Ayam Krispi Saus Lada Hitam: Lezatnya Bikin Nagih!

Tren kuliner rumahan di Indonesia mengalami pergeseran signifikan, dengan "steak ayam tepung renyah saus lada hitam" muncul sebagai hidangan favorit yang menggabungkan kepraktisan, harga terjangkau, dan cita rasa ala restoran. Popularitas hidangan ini tidak hanya mencerminkan inovasi di dapur rumah tangga, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal serta menjadi barometer perubahan perilaku konsumsi masyarakat.

Lonjakan minat terhadap resep steak ayam tepung yang renyah dengan saus lada hitam ini sebagian besar didorong oleh kekuatan media sosial. Platform seperti TikTok dan Instagram bertindak sebagai katalisator utama, menyebarkan resep-resep viral yang mudah diikuti dengan daya tarik visual yang kuat. Para koki dan kreator konten, termasuk figur populer seperti Chef Devina Hermawan, secara aktif membagikan tutorial memasak yang praktis dan inspiratif, membuat hidangan kompleks menjadi lebih mudah diakses oleh ibu rumah tangga. Resep-resep ini, yang sering kali menonjolkan bagaimana membuat hidangan berkualitas restoran dengan bahan sederhana dan biaya efektif, memenuhi kebutuhan konsumen modern yang mencari efisiensi tanpa mengorbankan kualitas rasa.

Fenomena ini memiliki dampak ekonomi yang nyata, terutama bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Industri ayam goreng, termasuk varian ayam tepung krispi, telah lama menjadi salah satu sektor kuliner primadona di Indonesia, menghidupi ribuan pekerja dan menggerakkan rantai pasokan dari peternak hingga pabrik minyak goreng. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa konsumsi daging ayam ras per kapita masyarakat Indonesia mencapai 7,46 kilogram per tahun pada tahun 2023, menandai rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir, meskipun diproyeksikan sedikit menurun menjadi 7,25 kg/kapita pada tahun 2024. UMKM kuliner ayam krispi telah menunjukkan pertumbuhan yang pesat, bahkan mampu bersaing dengan restoran cepat saji besar seperti KFC, dengan keunggulan harga yang lebih terjangkau dan penyesuaian rasa dengan selera lokal. Banyak UMKM kini menawarkan varian saus lada hitam sebagai salah satu pilihan rasa yang diminati konsumen.

Keberhasilan menciptakan tekstur renyah pada ayam tepung dan saus lada hitam yang gurih tidak lepas dari teknik kuliner. Proses marinasi, yang melibatkan pembumbuan ayam dengan campuran minyak, asam, dan rempah, merupakan langkah krusial untuk mengempukkan daging dan memastikan bumbu meresap sempurna. Teknik penggorengan yang tepat, seringkali menggunakan metode deep frying dengan suhu 180°C, serta penggunaan pelapis tepung yang spesifik, berkontribusi pada tekstur krispi yang diinginkan. Sementara itu, lada hitam, yang produksinya di Indonesia termasuk yang terbesar di dunia, menjadi bahan utama saus populer ini. Kemudahan akses terhadap bumbu saus lada hitam instan yang banyak tersedia di pasaran turut memfasilitasi tren ini, memungkinkan rumah tangga bereksperimen dengan mudah.

Secara historis, ayam goreng tepung memiliki akar dari masakan Skotlandia dan Afrika Barat, yang kemudian berkembang di Amerika Serikat bagian selatan sebelum menyebar ke seluruh dunia melalui waralaba seperti Kentucky Fried Chicken (KFC) dan beradaptasi dengan cita rasa lokal di berbagai negara, termasuk Indonesia. Evolusi ini menunjukkan bagaimana hidangan klasik dapat bertransformasi menjadi fenomena kuliner modern di rumah tangga. Ke depan, tren ini mengindikasikan bahwa konsumen akan terus mencari solusi memasak yang praktis, ekonomis, namun tetap menawarkan pengalaman makan yang memuaskan. Ini juga menjadi sinyal bagi industri kuliner dan produsen bahan makanan untuk terus berinovasi dalam menyediakan produk yang mendukung gaya hidup memasak rumahan yang semakin dinamis.