
Sebuah insiden yang mengejutkan publik kuliner terjadi pada awal tahun 2023 ketika sebuah warung roti canai populer di Jalan Transfer, George Town, Penang, Malaysia, terpaksa disegel oleh pihak berwenang. Penyegelan ini dilakukan menyusul temuan kotoran ayam pada cangkang telur yang digunakan di warung tersebut, menimbulkan kekhawatiran serius akan standar kebersihan makanan.
Pihak Kesehatan dan Keamanan Pangan Malaysia melakukan inspeksi mendadak di warung yang dikenal ramai pengunjung ini. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan beberapa telur masih memiliki sisa kotoran ayam pada permukaannya, sebuah pelanggaran sanitasi yang tidak dapat ditoleransi. Akibat temuan ini, warung roti canai tersebut diinstruksikan untuk ditutup sementara selama dua minggu, terhitung mulai tanggal 2 Januari hingga 16 Januari 2023.
Tidak hanya perintah penutupan, pemilik warung, Shahjahan Abdul Hamid, juga dikenakan denda sebesar RM 500, yang setara dengan sekitar Rp 1,7 juta. Pelanggaran yang dicatat bukan hanya terkait kebersihan bahan baku, tetapi juga kegagalan pemilik warung dalam memberikan pelatihan penanganan makanan yang aman dan memadai kepada para pegawainya.
Shahjahan Abdul Hamid telah menyampaikan permintaan maaf kepada para pelanggan setianya dan menyatakan akan mematuhi semua perintah penutupan serta mengambil langkah-langkah perbaikan yang diperlukan. Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para pelaku usaha kuliner untuk selalu menjaga kebersihan dan sanitasi, mulai dari bahan baku hingga proses penyajian, demi menjamin keamanan dan kesehatan konsumen.