
Di tengah hiruk pikuk ibu kota, Jakarta senantiasa menyajikan beragam pilihan kuliner yang menggoda selera, salah satunya adalah iga bakar yang juicy dan penuh cita rasa. Dari warung tenda sederhana hingga restoran modern, hidangan iga bakar selalu berhasil memikat hati para pencinta kuliner dengan tekstur daging yang empuk, bumbu yang meresap sempurna, serta aroma bakaran yang khas. Berikut adalah tujuh tempat makan iga bakar paling hits yang wajib Anda coba di Jakarta.
Iga Bakar Panglima BBQ Ribs di Jakarta Selatan telah menjadi favorit berkat porsinya yang melimpah dan bumbu barbeku uniknya. Potongan iga di sini dikenal berukuran besar dengan tekstur yang sangat empuk, mudah lepas dari tulang tanpa perlu usaha keras. Keunikan tempat ini terletak pada variasi saus modern yang ditawarkan selain bumbu tradisional, seperti pilihan saus BBQ, Black Pepper, atau Lemon Hot yang segar. Proses pembakaran iga dilakukan secara terbuka di depan restoran, menambah aroma yang menggoda selera.
Beralih ke Jakarta Pusat, Kedai Lilie Singkawang terkenal karena menyajikan iga bakar yang konon mampu terjual hingga 100 kg per hari. Lokasinya yang tersembunyi di belakang Grand Indonesia menjadikannya hidden gem bagi para pencinta kuliner. Iga bakar di kedai ini dikenal memiliki daging yang empuk, juicy, dan aroma smoky yang kuat. Bumbu bakarannya cenderung memiliki rasa manis gurih dengan sedikit rasa pedas yang pas, membuat antrean panjang seringkali terlihat, namun penantian terbayar lunas dengan seporsi iga bakar yang segar dan langsung dibakar setelah dipesan.
Di kawasan Jakarta Timur, Iga Bakar Rawamangun populer dengan menu iga berukuran besar yang dijuluki 'dinosaurus ribs'. Daging iga yang disajikan di sini dikenal sangat empuk, mudah lepas dari tulang hanya dengan sentuhan garpu. Keunggulan utamanya adalah racikan bumbu kecap manisnya yang tebal dan meresap hingga ke serat terdalam daging. Tempat ini seringkali ramai dikunjungi, terutama saat jam makan malam, menawarkan harga yang relatif terjangkau dengan porsi yang sangat besar.
Restoran MA'minne Ex Daeng Tata, meskipun terkenal dengan kuliner khas Makassar seperti Coto dan Konro, juga memiliki menu Iga Bakar yang legendaris dan selalu ramai pengunjung. Iga Bakar di sini memiliki cita rasa khas yang kaya akan rempah-rempah ala Sulawesi, memberikan pengalaman kuliner yang berbeda. Dagingnya sangat lembut dan bumbunya meresap hingga ke tulang, menjadikannya pilihan tepat bagi pecinta iga bakar yang menginginkan rasa unik, bukan sekadar manis kecap.
Iga Bakar Gayatri di Cipete Utara, Jakarta Selatan, menawarkan pengalaman unik karena iga yang disajikan dimasak di atas tembikar sesaat sebelum disajikan, sehingga menjaga panas dan aroma smoky dari iga tersebut. Tempat ini sangat populer di kalangan warga Jakarta Selatan. Keistimewaan iga bakar di sini adalah bumbu manisnya yang meresap sempurna, berpadu dengan sambal pilihan yang tingkat kepedasannya dapat disesuaikan, mulai dari sambal terasi hingga sambal mercon. Kualitas daging yang lembut dan juicy semakin menambah daya tarik restoran ini.
Bagi penggemar iga di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Iga-Ku Restaurant patut dikunjungi. Restoran ini menyajikan menu serba iga sapi yang lezat. Iga Bakar Saus BBQ di Iga-Ku terkenal dengan dagingnya yang tebal dan disajikan dengan side dish kentang goreng serta jagung manis, memberikan nuansa makan ribs ala Barat. Selain itu, menu tradisionalnya memiliki bumbu yang kuat dan pedas, menjadikannya pilihan menarik bagi pecinta cita rasa lokal.
Terakhir, Ayam Goreng dan Iga Bakar Andalan di Tebet Raya, Jakarta Selatan, menjadi rekomendasi kuliner iga bakar yang buka 24 jam. Menu andalannya adalah iga bakar smoky yang laris hingga 30 kg per hari. Seporsi iga bakar di sini menawarkan daging yang tebal dan juicy, dengan proses masak yang unik dibakar di atas cobek dengan potongan tomat dan bumbu berlimpah. Kombinasi rasa pedas, gurih, dan smoky membuat kuliner ini wajib dicoba.