Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Tomat: Perisai Kulit dari Kanker, Fondasi Tulang Kuat

2025-12-02 | 17:32 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-02T10:32:35Z
Ruang Iklan

Tomat: Perisai Kulit dari Kanker, Fondasi Tulang Kuat

Rutin mengonsumsi tomat telah lama dikenal memiliki beragam manfaat kesehatan, namun penelitian terbaru semakin memperkuat bukti bahwa buah merah ini tidak hanya krusial untuk menjaga kesehatan tulang tetapi juga signifikan dalam mengurangi risiko kanker kulit. Khasiat ganda ini terutama disumbangkan oleh kandungan nutrisi penting seperti likopen, vitamin K, dan kalsium yang berlimpah di dalamnya.

Untuk kesehatan tulang, tomat merupakan sumber vitamin K dan kalsium yang esensial. Vitamin K berperan penting dalam pengaturan kalsium dalam tubuh, mendukung penyerapan kalsium secara optimal, serta mineralisasi dan pembentukan matriks tulang, yang semuanya krusial untuk menjaga kepadatan dan kekuatan tulang. Konsumsi tomat secara teratur dapat membantu mencegah risiko osteoporosis, terutama pada tahap penuaan ketika masalah tulang cenderung meningkat. Selain itu, likopen, pigmen antioksidan yang memberikan warna merah pada tomat, juga melindungi tulang dari kehilangan mineral dan menyeimbangkan proses osteoklas dan osteoblas, yang mencegah pemecahan tulang yang berlebihan. Sebuah studi percontohan kecil bahkan menunjukkan bahwa wanita pascamenopause yang mengonsumsi likopen, baik dari jus tomat maupun suplemen, memiliki kadar produk samping kimia yang lebih rendah yang terkait dengan kerapuhan tulang. Beberapa ahli menyarankan konsumsi dua gelas jus tomat setiap hari untuk memperkuat tulang dan menangkal osteoporosis.

Sementara itu, dalam konteks pencegahan kanker kulit, tomat kaya akan antioksidan kuat, terutama likopen, yang bertanggung jawab atas warna merah cerah buah ini. Likopen bekerja dengan menetralkan radikal bebas dalam tubuh, yang jika terpapar dalam jangka panjang dapat merusak sel dan DNA, memicu perkembangan kanker. Likopen juga menawarkan perlindungan internal terhadap kerusakan sel akibat radiasi ultraviolet (UV) berbahaya dari matahari, yang merupakan penyebab utama kanker kulit. Studi, termasuk eksperimen pada tikus, menunjukkan bahwa asupan tomat secara rutin dapat menurunkan risiko kanker kulit, seperti karsinoma keratinosit, hingga 50 persen akibat paparan UV. Likopen juga membantu mengurangi kemerahan pada kulit dan mempercepat proses penyembuhan kulit yang rusak akibat paparan sinar UV. Penting untuk diingat bahwa likopen bukanlah pengganti tabir surya dan penggunaan tabir surya tetap dianjurkan saat beraktivitas di luar ruangan. Untuk penyerapan likopen yang maksimal, disarankan mengonsumsi tomat yang dimasak atau diolah, seringkali dengan tambahan lemak sehat seperti minyak zaitun, karena proses ini membantu melepaskan likopen dari dinding sel tomat sehingga lebih mudah diserap tubuh.