Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

TikToker Viral Ciptakan Indomie Sambal Tomat & Rawon Salted Egg Paling Unik, Wajib Coba!

2025-12-26 | 18:25 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-26T11:25:45Z
Ruang Iklan

TikToker Viral Ciptakan Indomie Sambal Tomat & Rawon Salted Egg Paling Unik, Wajib Coba!

Fenomena kreasi kuliner Indomie di platform TikTok terus menunjukkan dinamika signifikan, terbaru dengan munculnya inovasi seperti Indomie Sambal Tomat dan Rawon Salted Egg yang berhasil menarik perhatian luas audiens digital. Kreasi-kreasi ini, yang diperkenalkan oleh sejumlah kreator konten kuliner di TikTok, bukan sekadar resep baru, melainkan refleksi dari adaptasi budaya instan dan eksplorasi rasa yang didorong oleh algoritma media sosial.

Indomie, yang telah lama menjadi ikon kuliner Indonesia, kerap menjadi kanvas bagi para penggemar dan kreator untuk bereksperimen. Sejak kemunculan platform seperti TikTok, tren "Indomie hacks" telah menjadi pendorong utama bagi popularitas varian modifikasi. Misalnya, video yang menampilkan "Indomie Sambal Matah" yang terinspirasi dari FYP (For Your Page) TikTok telah beredar sejak tahun 2022, menunjukkan bagaimana sambal-sambal tradisional diintegrasikan ke dalam mie instan. Konsep "Rawon Salted Egg" sendiri bukanlah hal yang sepenuhnya baru; Indomie pernah meluncurkan varian premium Indomie Salted Egg yang populer sekitar tahun 2018-2021, memicu diskusi dan ulasan di kalangan konsumen. Selain itu, Indomie Mi Kuah Rasa Rawon Pedas juga diketahui tersedia dengan topping telur asin, menunjukkan konvergensi rasa yang telah diakui pasar. Tasyi, seorang kreator konten, bahkan mencoba Indomie Rawon Pedas Mercon pada tahun 2024, yang mengindikasikan bahwa variasi rawon dengan sentuhan pedas tetap menjadi tren.

Dampak dari kreasi viral semacam ini melampaui sekadar hiburan. Analisis media menunjukkan bahwa food vlogger dan influencer memiliki peran krusial dalam membentuk sentimen publik dan kesadaran merek, terutama bagi produk seperti Indomie. Sebuah studi pada Maret 2024 mengungkapkan peningkatan sentimen positif terhadap Indomie di media sosial, sebagian besar dipicu oleh konten viral di TikTok dan X (sebelumnya Twitter). Misalnya, tips "Ramen Hacks" menggunakan Indomie varian Tori Kara yang dibagikan oleh influencer Ira Nandha pada 1 Maret 2024, mencapai empat juta tayangan, secara signifikan meningkatkan minat beli masyarakat terhadap varian tersebut. Fenomena ini menggarisbawahi bahwa influencer tidak hanya merekomendasikan, tetapi juga secara aktif memengaruhi perilaku konsumen dan arah tren kuliner.

Para ahli pemasaran berpendapat bahwa kolaborasi dengan food influencer menawarkan visibilitas dan kredibilitas yang tak tertandingi bagi bisnis. Influencer terkemuka di Indonesia, seperti Devina Hermawan dengan 1,4 juta pengikut dan tingkat keterlibatan 0,63% pada awal 2025, membuktikan daya ungkit mereka dalam memengaruhi preferensi kuliner dan keberhasilan restoran. Yohanes Cahya, seorang food influencer lainnya, bahkan melaporkan penghasilan puluhan juta rupiah per bulan dari pekerjaannya, tiga kali lipat lebih tinggi dari pendapatan korporatnya, setelah beralih fokus ke food vlogging penuh waktu pasca popularitas TikTok di Indonesia selama pandemi COVID-19.

Ke depan, industri makanan, termasuk produsen mie instan, kemungkinan besar akan semakin berintegrasi dengan ekosistem media sosial. Kreativitas tanpa batas dari komunitas TikToker yang menghasilkan Indomie Sambal Tomat, Rawon Salted Egg, atau "Indomie ditumis" yang viral pada Februari 2024, memaksa merek untuk terus berinovasi dan memahami keinginan pasar yang cepat berubah. Kolaborasi yang lebih erat antara merek dan kreator konten akan menjadi kunci untuk mempertahankan relevansi dan menangkap peluang di tengah lanskap kuliner yang terus berkembang dan didominasi oleh rekomendasi digital. Kecenderungan ini tidak hanya membentuk selera konsumen tetapi juga mendorong evolusi produk dan strategi pemasaran yang lebih adaptif.