
Kue cucur gula merah merupakan salah satu camilan tradisional yang digemari banyak orang berkat teksturnya yang lembut di bagian tengah dan renyah di pinggir, serta ciri khas "bersarang" atau berserat di permukaannya. Kudapan ini menawarkan sensasi manis legit dan aroma karamel alami yang hangat, terutama pada varian gula merah. Membuat kue cucur yang berserat dan lembut memang membutuhkan trik khusus, namun bukan berarti mustahil.
Untuk membuat kue cucur gula merah yang bersarang dan lembut, beberapa resep umum yang bisa diikuti. Salah satu resep membutuhkan 250 gram gula merah, 420 ml air, 200 gram tepung terigu, 100 gram tepung beras, ¼ sendok teh garam, dan 3 lembar daun pandan. Sementara itu, resep lain menggunakan 300 gram tepung beras, 50 gram tepung terigu, 150 gram gula merah, 100 gram gula pasir, 2 lembar daun pandan, garam secukupnya, dan 470 ml air. Ada juga resep yang menyarankan 180 gram gula merah, 300 ml air, ½ sendok teh garam, 100 gram tepung terigu, 120 gram tepung beras, dan 1 ikat daun pandan.
Proses pembuatannya umumnya dimulai dengan merebus gula merah, air, daun pandan, dan garam hingga gula larut dan mendidih. Setelah larutan gula mendidih, angkat dan saring, lalu biarkan hingga hangat.
Selanjutnya, campurkan tepung beras dan tepung terigu dalam wadah terpisah. Tuangkan larutan gula yang sudah hangat sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung sambil terus diuleni. Uleni adonan hingga menggumpal dan lanjutkan menguleni selama sekitar 10 menit. Setelah itu, tuang sisa air gula sambil terus diuleni hingga adonan menjadi sedikit lebih encer dan tidak bergerindil. Beberapa resep menyarankan memukul-mukul adonan dengan telapak tangan selama 15 hingga 40 menit hingga adonan terasa ringan.
Kunci utama untuk mendapatkan tekstur bersarang adalah proses pengistirahatan adonan. Tutup adonan rapat-rapat dan diamkan selama minimal 2 jam, atau bahkan semalaman, agar serat-seratnya terbentuk sempurna. Setelah didiamkan, adonan akan mengental dan mungkin ada bagian yang mengendap; aduk rata kembali sebelum digoreng.
Dalam tahap penggorengan, pastikan minyak sudah panas namun gunakan api kecil saat memasak. Hal lain yang tidak kalah penting adalah jumlah minyak yang digunakan. Goreng kue cucur dengan minyak yang sedikit saja; jika terlalu banyak minyak, kue tidak akan berserat. Tuangkan satu sendok sayur adonan ke dalam wajan cekung yang berisi minyak panas. Biarkan hingga mengembang dan serat-serat mulai terbentuk di permukaan kue. Jika minyak berkurang, tambahkan sedikit (sekitar satu sendok) untuk adonan selanjutnya. Setelah matang, angkat dan tiriskan.
Beberapa tips tambahan untuk keberhasilan kue cucur antara lain memastikan adonan tidak terlalu keras atau terlalu lembek, tidak menggoreng terlalu lama agar tidak menjadi keras, dan selalu mengaduk adonan hingga ke dasar wadah sebelum disendok untuk digoreng agar tepung yang mengendap tercampur rata. Penggunaan tepung beras yang baru juga disarankan untuk menghindari aroma apek dan membantu kue lebih mengembang. Dengan memperhatikan tips-tips ini, Anda bisa menciptakan kue cucur gula merah yang legit, lembut, dan bersarang sempurna.