Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Pesta Cookies Sepuasnya: Kafe Ini Ubah Definisi AYCE Daging

2025-12-11 | 18:50 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-11T11:50:01Z
Ruang Iklan

Pesta Cookies Sepuasnya: Kafe Ini Ubah Definisi AYCE Daging

Sebuah inovasi menarik tengah meramaikan dunia kuliner, menawarkan pengalaman makan sepuasnya (All You Can Eat/AYCE) yang berbeda dari biasanya. Jika umumnya konsep AYCE identik dengan hidangan daging panggang atau shabu-shabu, kini hadir tren kafe yang menyajikan beragam pilihan dessert untuk dinikmati tanpa batas, termasuk kue dan pastry yang tak jarang mencakup aneka cookies.

Salah satu pelopor yang membawa konsep unik ini di Jakarta adalah Exquise Patisserie. Kafe premium ini pernah menarik perhatian publik dengan menawarkan menu AYCE dessert di beberapa cabangnya, termasuk Kelapa Gading, Menteng, Gunawarman, dan Gading Serpong. Melalui penawaran tersebut, pelanggan memiliki kesempatan untuk mencicipi lebih dari 30 varian kue dan pastry berkualitas, baik manis maupun gurih, dalam satu sesi. Namun, perlu dicatat bahwa promo AYCE ini merupakan menu terbatas waktu dan dilaporkan telah berakhir pada April 2023.

Fenomena kafe AYCE dessert ini menjadi angin segar bagi para pencinta hidangan manis. Alih-alih hanya menjadikan dessert sebagai pelengkap, konsep ini mengangkatnya menjadi bintang utama. Pengunjung bisa menjelajahi berbagai rasa dan tekstur, mulai dari aneka kue tart, chiffon, hingga pastry mungil, yang di antaranya sering kali mencakup beragam jenis cookies dan kue kering.

Meskipun kafe yang secara spesifik menawarkan "makan cookies sepuasnya" masih tergolong langka, kemunculan konsep AYCE dessert secara umum menunjukkan pergeseran minat pasar. Konsumen kini mencari pengalaman kuliner yang lebih variatif dan personal, di mana mereka bisa memanjakan diri dengan aneka hidangan penutup dalam suasana yang nyaman dan estetik. Kafe-kafe dengan konsep serupa, seperti yang pernah hadir di Jepang dengan conveyor belt berisi 35 jenis dessert mulai dari macaron, cupcake, hingga cheesecake, menunjukkan potensi besar pasar untuk pengalaman makan manis yang tak terbatas.

Tren ini juga diperkuat dengan munculnya berbagai kafe dessert lain di Jakarta yang menawarkan inovasi dalam penyajian hidangan penutup, meski belum tentu dengan sistem AYCE. Hal ini mengindikasikan bahwa daya tarik terhadap dessert sebagai pengalaman utama dalam bersantap semakin meningkat, membuka peluang bagi lebih banyak inovasi di masa depan, termasuk kemungkinan kafe yang secara khusus berfokus pada pengalaman makan cookies sepuasnya.