
Bakso, hidangan berkuah hangat dengan bola-bola daging kenyal, telah lama menjadi favorit di tengah masyarakat. Namun, kenikmatan semangkuk bakso seringkali tidak lengkap tanpa kehadiran berbagai pelengkap yang menambah dimensi rasa dan tekstur. Dari sekian banyak pilihan, empat pelengkap ini konsisten menjadi favorit para pencinta bakso.
Pertama, tetelan. Potongan daging dan lemak sapi yang masih melekat pada tulang ini menjadi primadona karena mampu memperkaya kuah bakso dengan rasa gurih yang mendalam dan tekstur kenyal yang menggugah selera. Tetelan ini seringkali merupakan campuran daging, urat, dan lemak sapi. Popularitas tetelan bahkan membuat beberapa tempat makan bakso mengkhususkan diri pada sajian bakso tetelan dengan porsi yang melimpah.
Selanjutnya, sumsum. Sensasi menyedot sumsum tulang sapi yang lembut dan gurih dari dalam tulang menggunakan sedotan menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar bakso. Bakso sumsum disajikan dengan tulang sumsum berukuran besar yang menambah pengalaman makan yang unik dan memuaskan. Hidangan ini sangat cocok dinikmati terutama saat cuaca dingin karena kehangatan dan kekayaan rasanya.
Ketiga adalah pangsit goreng. Pelengkap ini memberikan kontras tekstur yang renyah di setiap gigitan, berpadu sempurna dengan kelembutan bakso dan hangatnya kuah. Pangsit goreng umumnya berisi adonan daging ayam atau ikan yang kemudian digoreng hingga garing. Pangsit goreng sering menjadi bagian tak terpisahkan, terutama pada sajian bakso Malang.
Terakhir, tahu bakso. Pelengkap ini berupa tahu yang diisi dengan adonan bakso, menawarkan kombinasi rasa gurih tahu dan kenyalnya adonan daging. Tahu bakso dapat dinikmati langsung atau dicocol dengan saus kacang untuk menambah cita rasa. Kelezatan tahu bakso menjadikannya pilihan favorit, baik sebagai lauk pendamping maupun camilan.
Keempat pelengkap ini tidak hanya menambah variasi dalam semangkuk bakso, tetapi juga meningkatkan pengalaman kuliner dengan kombinasi rasa dan tekstur yang harmonis, menjadikan setiap suapan bakso semakin istimewa dan digemari.