Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Jelajahi Promo Makan Natal Menggoda di 7 Hotel Jakarta Pilihan

2025-12-23 | 01:09 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-22T18:09:05Z
Ruang Iklan

Jelajahi Promo Makan Natal Menggoda di 7 Hotel Jakarta Pilihan

Peningkatan penawaran kuliner mewah di tujuh hotel terkemuka Jakarta menandai persaingan ketat menyambut perayaan Natal 2025, dengan paket makan malam dan makan siang yang dirancang khusus untuk menarik kembali daya beli masyarakat dan menopang pendapatan sektor perhotelan di tengah fluktuasi ekonomi. Hotel-hotel seperti The Dharmawangsa Jakarta, Hotel Indonesia Kempinski, Mandarin Oriental Jakarta, Grand Hyatt Jakarta, The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, Four Seasons Hotel Jakarta, dan Fairmont Jakarta masing-masing meluncurkan strategi unik, mulai dari menu tematik, diskon khusus, hingga pengalaman bersantap eksklusif, mencerminkan adaptasi industri terhadap preferensi konsumen pascapandemi yang kini mencari nilai dan pengalaman lebih.

Secara historis, musim liburan akhir tahun menjadi puncak bagi pendapatan Food & Beverage (F&B) di sektor perhotelan Jakarta, namun beberapa tahun terakhir menunjukkan pergeseran perilaku konsumen. Jika sebelumnya fokus pada jamuan besar, kini terdapat tren menuju pengalaman yang lebih intim dan personalisasi. Analisis dari Asosiasi Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menunjukkan bahwa okupansi restoran hotel selama musim liburan telah mulai pulih, tetapi masih memerlukan stimulus berupa penawaran kreatif untuk mencapai level prapandemi. "Kami melihat peningkatan dalam permintaan reservasi, tetapi konsumen lebih selektif. Mereka mencari tidak hanya makanan enak, tetapi juga suasana, pelayanan, dan tentu saja, harga yang kompetitif," kata Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum PHRI, dalam sebuah pernyataan pers baru-baru ini.

The Dharmawangsa Jakarta, misalnya, menawarkan "Majestic Christmas Brunch" di Jakarta Restaurant, menyoroti hidangan tradisional Indonesia dan internasional dengan harga mulai dari Rp 1.250.000++ per orang, lengkap dengan hiburan musik Natal. Sementara itu, Hotel Indonesia Kempinski melalui restoran Signatures, menyajikan pilihan prasmanan Natal yang beragam, kerap menjadi daya tarik bagi keluarga besar, dengan perkiraan harga di kisaran Rp 900.000 hingga Rp 1.500.000++ per orang untuk makan siang dan makan malam Natal. Mandarin Oriental Jakarta, dengan fokus pada pengalaman mewah, menghadirkan menu spesial di Lyon, restoran Prancis mereka, yang seringkali mencakup hidangan seperti foie gras dan truffle, dengan perkiraan harga mulai dari Rp 1.500.000++ per orang. Grand Hyatt Jakarta melalui Grand Café, terkenal dengan prasmanan all-you-can-eat-nya, diperkirakan akan menawarkan pilihan serupa dengan harga sekitar Rp 950.000++ per orang, sementara The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, di PA.SO.LA Restaurant and Lounge, berupaya menarik segmen premium dengan paket makan malam Natal eksklusif dengan harga mulai dari Rp 1.800.000++ per orang. Four Seasons Hotel Jakarta, yang dikenal dengan kemewahannya, kemungkinan akan menawarkan pengalaman kuliner ala Italia di Alto Restaurant and Bar dengan paket menu set yang dibanderol mulai dari Rp 2.000.000++ per orang. Fairmont Jakarta, melalui SPEKTA, menawarkan perpaduan hidangan lokal dan internasional yang diperkirakan akan berada di kisaran harga Rp 850.000++ per orang.

Implikasi jangka panjang dari strategi promosi ini menunjukkan bahwa hotel-hotel di Jakarta semakin berinvestasi dalam menciptakan experiential dining sebagai diferensiasi utama. Ini bukan lagi sekadar penjualan makanan, melainkan penjualan sebuah momen dan kenangan. Tren ini diperkuat oleh data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan adanya peningkatan pengeluaran rumah tangga untuk rekreasi dan makanan di luar rumah seiring dengan membaiknya optimisme ekonomi. Dengan persaingan yang semakin ketat, hotel yang mampu mengkomunikasikan nilai lebih dari sekadar harga, baik melalui kualitas bahan baku, kreativitas menu, maupun atmosfer yang ditawarkan, akan menjadi pemenang di pasar kuliner liburan Jakarta. Tantangan ke depan adalah bagaimana hotel-hotel dapat mempertahankan standar layanan dan inovasi ini di luar musim puncak, serta bagaimana mereka dapat memanfaatkan momentum ini untuk membangun loyalitas pelanggan jangka panjang.