Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

5 Rahasia Ayam Goreng Rumahan Anti-Melempem: Renyah Sempurna Selevel Restoran

2025-12-04 | 01:40 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-03T18:40:34Z
Ruang Iklan

5 Rahasia Ayam Goreng Rumahan Anti-Melempem: Renyah Sempurna Selevel Restoran

Membuat ayam goreng rumahan yang renyah sempurna seperti buatan restoran cepat saji kerap menjadi tantangan. Namun, dengan beberapa tips dan trik yang tepat, Anda bisa menghadirkan hidangan favorit ini di meja makan keluarga dengan tekstur krispi di luar dan juicy di dalam. Berikut adalah lima tips komprehensif untuk mencapai kerenyahan ayam goreng ala restoran:

Pertama, pastikan proses marinasi ayam dilakukan dengan benar dan meresap sempurna. Marinasi tidak hanya berfungsi untuk menambah rasa pada daging, tetapi juga membantu melembutkan tekstur ayam. Rendam potongan ayam dalam campuran bumbu halus atau cairan seperti susu atau buttermilk selama minimal 30 menit. Untuk hasil terbaik, beberapa ahli menyarankan marinasi semalaman di dalam kulkas agar bumbu benar-benar meresap dan daging lebih empuk. Anda juga bisa menambahkan sedikit perasan jeruk nipis pada bumbu marinasi untuk menghilangkan bau amis dan menambah keempukan daging ayam.

Kedua, perhatikan komposisi adonan tepung dan teknik pelapisan ganda. Untuk mendapatkan kerenyahan yang maksimal, gunakan campuran tepung terigu serbaguna, tepung maizena, dan bisa juga sedikit tepung tapioka atau tepung beras. Tepung maizena atau tapioka berperan penting dalam menciptakan tekstur yang lebih krispi dan keriting pada lapisan luar ayam. Buat dua jenis adonan: adonan basah dan adonan kering. Untuk adonan basah, beberapa tips menyarankan penggunaan air es, karena suhu dingin air dapat membantu menjaga kerenyahan ayam lebih tahan lama. Setelah ayam dicelupkan ke adonan basah, gulingkan kembali ke adonan kering sambil sedikit dicubit-cubit agar terbentuk "keriting" pada tepung, yang akan menghasilkan tekstur renyah setelah digoreng.

Ketiga, pastikan ayam berada pada suhu ruang sebelum digoreng dan dalam keadaan kering. Ayam yang baru keluar dari kulkas atau freezer sebaiknya didiamkan hingga bersuhu ruang agar matang merata saat digoreng. Selain itu, keringkan permukaan ayam menggunakan tisu dapur sebelum dibumbui atau dibaluri tepung. Permukaan ayam yang kering akan memastikan lapisan tepung menempel lebih baik dan tidak mudah lepas.

Keempat, gunakan teknik penggorengan yang optimal. Penggorengan metode deep-fry (ayam terendam minyak) dengan minyak panas yang cukup banyak adalah kunci untuk mendapatkan kerenyahan merata. Gunakan api sedang untuk memastikan bagian dalam ayam matang sempurna tanpa membuat luarannya gosong. Hindari membolak-balik ayam terlalu sering saat digoreng untuk mencegah lapisan tepung rontok. Untuk kerenyahan yang lebih tahan lama, Anda bisa mencoba teknik double-fry, yaitu menggoreng ayam setengah matang terlebih dahulu, meniriskannya sebentar, lalu menggorengnya kembali hingga benar-benar matang dan krispi.

Kelima, manfaatkan saringan yang tepat dan tiriskan ayam dengan efektif setelah matang. Saringan dengan kerapatan renggang tidak hanya berguna untuk meniriskan minyak, tetapi juga membantu mengangkat ayam dari tumpukan tepung, memisahkan sisa tepung yang tidak menempel dan menghindari kotoran tepung masuk ke dalam wajan yang bisa mempengaruhi hasil penggorengan. Setelah ayam matang, tiriskan di atas rak kawat atau lapisi piring dengan tisu dapur untuk menghilangkan kelebihan minyak. Penirisan yang baik sangat penting agar ayam goreng tetap renyah dan tidak lembek karena minyak berlebih.