Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Terkuak! Isian dan Rasa Menggoda di Balik Viral Menu Sarapan Kukusan Ini

2025-11-24 | 05:55 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-23T22:55:30Z
Ruang Iklan

Terkuak! Isian dan Rasa Menggoda di Balik Viral Menu Sarapan Kukusan Ini

Tren sarapan dengan menu kukusan kini tengah menjadi fenomena yang menyebar luas di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda seperti Gen Z dan milenial. Pilihan makanan sehat ini kembali digemari berkat kepraktisan, manfaat gizi, dan harganya yang terjangkau, yang ramai diperbincangkan di platform media sosial seperti TikTok dan Instagram. Bahkan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin turut mengapresiasi tren ini, melihatnya sebagai pilihan sarapan yang lebih sehat dan hemat bagi anak muda.

Popularitas menu sarapan kukusan didasari oleh beberapa faktor utama. Proses pengukusan tidak memerlukan minyak, menjadikan hidangan ini rendah kalori dan lemak, sehingga cocok bagi mereka yang menjalani pola diet seimbang atau gaya hidup sehat. Metode ini juga dinilai efektif dalam mempertahankan nutrisi penting seperti vitamin B dan C yang seringkali rusak saat digoreng atau ditumis. Selain itu, tekstur makanan kukus yang lembut membuatnya mudah dicerna. Bagi masyarakat modern dengan waktu terbatas, menu kukusan menawarkan solusi sarapan yang cepat disiapkan, bahkan dapat dipersiapkan malam sebelumnya dan tinggal dihangatkan di pagi hari.

Isian menu sarapan kukusan sangat bervariasi, didominasi oleh sumber karbohidrat kompleks dan protein. Pilihan karbohidrat populer meliputi ubi (ungu, kuning, putih), singkong, pisang, talas, jagung (merah, putih, kuning madu), kentang, dan labu kuning. Untuk sumber protein dan serat, banyak yang menambahkan telur (telur omega 3, telur rebus, atau telur kukus), edamame, kacang lurik, tahu, tempe, serta potongan ayam atau ikan kukus. Beberapa inovasi juga mencakup hidangan seperti pepes tahu telur asin, pepes ayam kemangi, gadon daging, chawanmushi, roti kukus isi kacang, hingga dimsum kukus vegetarian. Penjual umumnya mengukus bahan-bahan ini tanpa tambahan garam atau gula, menjaga keaslian rasa dan manfaat kesehatannya.

Mengenai rasanya, menu sarapan kukusan menawarkan cita rasa yang ringan, alami, dan lezat. Teksturnya cenderung lembut, menjadikannya nyaman di perut. Meskipun sederhana, variasi bahan memungkinkan perpaduan rasa manis alami dari ubi atau pisang, gurih dari jagung, hingga kaya rasa dari telur atau protein lainnya. Untuk menambah selera, hidangan ini seringkali dinikmati bersama sambal pilihan.

Tren ini juga diiringi dengan bermunculannya banyak penjual menu kukusan di berbagai titik keramaian, tidak hanya di Jakarta tetapi juga kota-kota lain. Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau, dengan paket kukusan berkisar dari Rp 10.000, sementara harga per buahnya bisa ditemukan mulai dari Rp 3.000 hingga Rp 6.000. Ketersediaan yang luas dan harga yang ramah di kantong menjadikan sarapan kukusan sebagai alternatif makanan sehat yang semakin diminati masyarakat dari berbagai kalangan.