
Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi serius yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Penting untuk mengelola tekanan darah melalui gaya hidup sehat, termasuk pola makan yang tepat. Beberapa minuman lezat dan mudah didapatkan terbukti ampuh membantu menurunkan tekanan darah.
Berikut adalah lima minuman yang dapat menjadi pilihan sehat untuk membantu mengontrol tekanan darah tinggi:
Jus Bit. Buah bit dikenal kaya akan nitrat makanan, senyawa yang diubah tubuh menjadi oksida nitrat. Nitrit oksida ini berfungsi untuk menjaga tekanan darah dalam rentang normal dengan membantu melebarkan pembuluh darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi satu gelas jus bit (250 ml) setiap hari dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi secara signifikan. Jus bit mentah dikatakan memiliki efek yang lebih besar dibandingkan jus bit yang dimasak. Selain itu, nitrat dalam jus bit juga dapat membantu memperbaiki lapisan arteri dan membuatnya tidak terlalu kaku, melindungi dari serangan jantung dan stroke.
Jus Tomat. Minum satu gelas jus tomat tawar setiap hari dapat meningkatkan kesehatan jantung. Jus tomat terbukti menstabilkan tekanan darah sistolik dan diastolik, serta menurunkan kolesterol jahat (LDL). Kandungan likopen dan kalium yang tinggi dalam tomat berperan penting dalam mengontrol tekanan darah. Untuk mendapatkan manfaat optimal, disarankan mengonsumsi jus tomat tanpa tambahan garam atau gula. Sebuah studi yang dilakukan di Jepang selama setahun terhadap 481 orang menemukan bahwa konsumsi jus tomat tawar secara teratur dapat menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata dari 141,2 mmHg menjadi 137,0 mmHg dan tekanan darah diastolik rata-rata dari 83,3 mmHg menjadi 80,9 mmHg pada partisipan dengan hipertensi yang tidak diobati.
Jus Delima. Buah delima kaya akan antioksidan, folat, dan vitamin C, serta memiliki efek anti-inflamasi yang kuat. Tinjauan literatur pada tahun 2017 menemukan bahwa jus delima dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Konsumsi jus delima secara rutin terbukti membantu menjaga elastisitas pembuluh darah dan mencegah penyempitan. Beberapa penelitian menyarankan minum sekitar 150 ml jus delima setiap hari selama dua minggu dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan. Penting untuk memilih jus delima murni tanpa tambahan gula.
Teh Hibiscus. Teh herbal yang dibuat dari kelopak bunga hibiscus kering, juga dikenal sebagai teh rosella, terkenal akan manfaatnya sebagai minuman pencegah hipertensi. Teh hibiscus mengandung berbagai senyawa fitokimia seperti polifenol, flavonoid, dan fenol, yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Antioksidan kuat di dalamnya membantu melindungi tubuh dari radikal bebas dan mengurangi peradangan. Menurut American Heart Association, konsumsi teh hibiscus dapat menjadi cara alami untuk membantu menjaga tekanan darah tetap terkontrol.
Susu Rendah Lemak. Produk susu rendah lemak seperti susu skim merupakan sumber nutrisi penting seperti kalsium, kalium, dan magnesium, serta peptida bioaktif yang berperan dalam mengontrol tekanan darah. Konsumsi susu rendah lemak dikaitkan dengan penurunan risiko tekanan darah tinggi. Susu rendah lemak juga memiliki kandungan lemak yang lebih rendah, sehingga dapat membantu mencegah peningkatan berat badan yang berisiko pada hipertensi. Disarankan untuk mengonsumsi dua hingga tiga porsi produk susu rendah lemak per hari, dan penting untuk memilih susu tanpa tambahan gula dan rendah natrium.
Meskipun minuman-minuman ini menawarkan manfaat yang signifikan, penting untuk diingat bahwa mengonsumsinya harus dibarengi dengan pola makan sehat, olahraga teratur, dan gaya hidup aktif. Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum membuat perubahan signifikan pada diet, terutama jika sedang mengonsumsi obat-obatan untuk tekanan darah tinggi.