
Ayam rica-rica kemangi pedas, sebuah hidangan populer khas Manado, Sulawesi Utara, kembali menjadi sorotan para pencinta kuliner pedas. Dikenal dengan cita rasa bumbu yang menyengat dan aroma rempah yang kuat, resep ini menawarkan perpaduan sempurna antara pedas, gurih, dan kesegaran daun kemangi yang menggugah selera. Kunci utama untuk menghasilkan ayam rica-rica dengan bumbu yang meresap sempurna terletak pada beberapa tahapan penting dalam proses pembuatannya.
"Rica-rica" sendiri dalam bahasa Manado berarti "cabai," menandakan dominasi rasa pedas yang menjadi ciri khas hidangan ini. Berbagai bahan bumbu pedas berbasis cabai diolah hingga menghasilkan saus kaya rasa. Untuk menciptakan sajian ayam rica-rica kemangi yang bumbunya meresap optimal, langkah awal yang krusial adalah marinasi ayam. Setelah ayam dipotong sesuai selera, lumuri dengan perasan jeruk nipis dan garam. Beberapa resep bahkan menyarankan penambahan kaldu ayam dan merica untuk memperkaya rasa dasar daging ayam. Proses marinasi ini penting untuk menghilangkan bau amis pada ayam sekaligus memberi sentuhan rasa segar pada daging. Diamkan ayam selama minimal 30 menit hingga 2 jam agar bumbu awal meresap.
Selanjutnya, untuk tekstur ayam yang lebih baik dan bumbu yang lebih menempel, disarankan untuk menggoreng atau menumis ayam sebentar hingga sedikit berkulit dan matang sebagian. Namun, hindari menggoreng terlalu lama agar daging ayam tidak menjadi kering. Beberapa koki juga merekomendasikan untuk merebus ayam terlebih dahulu untuk menghilangkan bau tak sedap sebelum ditiriskan.
Inti dari ayam rica-rica terletak pada bumbu halusnya. Bumbu ini umumnya terdiri dari cabai merah besar, cabai rawit (sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan), bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, dan kemiri. Pastikan semua bahan bumbu yang digunakan segar untuk mendapatkan cita rasa terbaik. Bumbu halus ini kemudian ditumis dengan sedikit minyak hingga harum dan matang sempurna. Setelah bumbu harum, masukkan rempah aromatik seperti serai yang sudah dimemarkan dan daun jeruk. Penting untuk menambahkan daun jeruk sesaat sebelum masakan matang atau di tengah proses, bukan di awal penumisan, agar aromanya tidak cepat hilang. Lengkuas dan daun salam juga dapat ditambahkan untuk melengkapi aroma rempah.
Setelah bumbu tumisan matang, masukkan potongan ayam yang sudah diolah sebelumnya. Aduk rata agar ayam terbalut bumbu. Tambahkan air secukupnya, lalu bumbui dengan garam, gula, dan kaldu bubuk sesuai selera. Untuk memastikan bumbu meresap sempurna hingga ke dalam serat daging, masak ayam dalam bumbu dengan api kecil dan durasi yang lebih lama. Proses memasak lambat ini memungkinkan bumbu pedas aromatik menyatu dengan daging ayam hingga kuah mengental dan bumbu meresap sempurna. Selama proses ini, hindari terlalu sering mengaduk agar daging ayam tidak mudah hancur. Beberapa resep juga menyebutkan penggunaan tomat yang dapat membuat bumbu lebih basah dan berlimpah, meskipun ini opsional dan tergantung selera.
Sentuhan akhir yang tak boleh terlewat adalah penambahan daun kemangi. Masukkan daun kemangi segar dan irisan daun bawang (jika menggunakan) saat ayam sudah empuk dan bumbu hampir meresap sepenuhnya. Aduk sebentar saja agar daun kemangi tidak layu berlebihan dan warnanya tetap hijau segar serta aromanya tetap kuat. Ayam rica-rica kemangi pedas dengan bumbu meresap sempurna ini siap disajikan hangat bersama nasi putih, seringkali ditemani lalapan segar seperti irisan mentimun atau selada untuk menyeimbangkan rasa pedasnya.