Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Mlaku Coffee Banyumas: Fenomena Kopi Keliling Viral dengan Harga Paling Terjangkau se-Indonesia

2025-11-24 | 20:21 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-24T13:21:42Z
Ruang Iklan

Mlaku Coffee Banyumas: Fenomena Kopi Keliling Viral dengan Harga Paling Terjangkau se-Indonesia

Mlaku Coffee Asli Banyumas telah menjadi fenomena baru dalam industri kuliner kopi, menonjol sebagai kedai kopi keliling yang viral dengan klaim sebagai yang termurah se-Indonesia. Inovasi ini diluncurkan pada tahun 2024 di bawah naungan PT. Karya Dari Desa, yang berpusat di Purwokerto, Banyumas, dengan misi menghadirkan kopi premium langsung ke lokasi pelanggan.

Konsep "kopi keliling" yang diusung Mlaku Coffee memanfaatkan kendaraan sepeda listrik yang telah dimodifikasi secara modern dan nyaman. Owner dan Founder Mlaku Coffee, Ferdian, mengungkapkan bahwa ide ini lahir dari keinginan menciptakan pengalaman menikmati kopi yang berbeda, tidak hanya sekadar minuman, tetapi juga membangun komunitas. Eli, General Manager Marketing and Operational Mlaku Coffee, menambahkan bahwa tim barista profesional mereka siap menyapa pelanggan dengan layanan ramah dan keahlian dalam setiap tuangan.

Salah satu daya tarik utama Mlaku Coffee adalah harganya yang sangat terjangkau. Menu spesial Kopi Susu Gula Aren, yang menjadi ciri khas, dibanderol hanya Rp 7.500. Varian kopi lainnya juga berkisar antara Rp 7.500 hingga Rp 10.000, menawarkan kualitas setara kafe namun dengan harga yang jauh lebih ramah di kantong, berbanding dengan harga kafe yang umumnya Rp 25.000-an. Harga yang kompetitif ini memungkinkan Mlaku Coffee untuk menjual hingga 500 cup setiap harinya.

Strategi pemasaran Mlaku Coffee sangat mengandalkan media sosial, dengan rutin memposting foto-foto menarik armada kopi sepeda listrik dan pelanggan di lokasi-lokasi populer. Mereka juga berkolaborasi dengan influencer lokal, seperti Rafly Chaniago atau "Raply Paksel" di Purwokerto, untuk menjangkau target pasar anak muda, mahasiswa, dan pekerja. Kehadiran Mlaku Coffee yang fleksibel membuatnya mudah ditemui di berbagai titik keramaian seperti GOR Satria Purwokerto, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), taman kota, gelanggang olahraga, dan alun-alun. Bahkan, Mlaku Coffee telah memperluas jangkauannya ke Kota Pemalang.

Dalam satu bulan pertama beroperasi, Mlaku Coffee telah memiliki 10 armada dan berhasil menjual 50 armada franchise yang siap menjajakan kopi di Jawa Tengah dan sekitarnya. Peluang kemitraan ditawarkan dengan biaya franchise Rp 40,5 juta, yang diklaim sebagai yang terendah di Indonesia, dengan potensi keuntungan bersih rata-rata di atas Rp 12 juta per bulan dan biaya operasional yang rendah. Meskipun demikian, Eli mengakui tantangan dalam mengelola banyak armada dan menjaga kualitas kopi tetap konsisten. Dengan inovasi, harga terjangkau, dan strategi pemasaran yang efektif, Mlaku Coffee berhasil mengubah bisnis kopi keliling menjadi fenomena viral yang terus berkembang pesat.