Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Kue Keranjang: Resep Manis Pengikat Harmoni Imlek

2025-11-29 | 12:58 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-29T05:58:05Z
Ruang Iklan

Kue Keranjang: Resep Manis Pengikat Harmoni Imlek

Musim perayaan Imlek kembali menyemarakkan suasana, membawa serta tradisi belanja kue keranjang yang tak lekang oleh waktu, sebuah simbol kuat akan kerukunan dan persatuan. Kue keranjang, atau yang dikenal sebagai Nian Gao dalam bahasa Mandarin dan Ti Kwe dalam dialek Hokkian, bukan sekadar kudapan manis; ia adalah representasi harapan akan keutuhan keluarga dan hubungan sosial yang erat.

Teksturnya yang kenyal dan lengket melambangkan persaudaraan yang erat dan menyatu, menggambarkan hubungan kekeluargaan yang abadi meskipun zaman terus berubah. Bentuknya yang bulat sempurna mencerminkan harapan agar setiap keluarga dapat terus bersatu, rukun, dan berbulat tekad dalam menghadapi tahun yang baru. Sementara itu, rasa manis dari kue keranjang digambarkan sebagai suka cita dan kegembiraan dalam hidup, serta lambang keharmonisan hubungan antar sesama.

Tradisi membeli dan berbagi kue keranjang menjadi ritual penting menjelang Imlek. Umumnya, kue ini disajikan sebagai persembahan kepada leluhur tujuh hari sebelum Tahun Baru Imlek, dengan puncaknya pada malam menjelang perayaan. Selain itu, kue keranjang juga dipercaya melambangkan rezeki dan kemakmuran, dengan harapan seseorang akan mendapatkan berkah sepanjang tahun yang akan datang. Pembagian kue keranjang kepada tamu dan kerabat juga menyiratkan nilai-nilai positif seperti membahagiakan orang lain dan sikap tolong-menolong.

Di berbagai daerah, semangat berburu kue keranjang sudah terasa. Para penjual kue keranjang legendaris, seperti Ny. Lauw di Tangerang yang telah berdiri sejak tahun 1962, kembali kebanjiran pesanan, menunjukkan bahwa tradisi ini terus dipegang teguh lintas generasi. Produksi kue keranjang di rumah-rumah industri rumahan pun meningkat signifikan untuk memenuhi permintaan pasar.

Harga kue keranjang pada November 2025 bervariasi tergantung ukuran dan merek, mulai dari sekitar Rp25.000 untuk kemasan 500 gram hingga puluhan ribu rupiah untuk ukuran dan merek tertentu. Beberapa varian menarik juga tersedia, termasuk kue keranjang berbentuk ikan koi yang melambangkan keberuntungan.

Lebih dari sekadar komoditas kuliner, belanja kue keranjang di momen Imlek adalah tentang memelihara ikatan sosial dan merayakan kebersamaan. Kue ini menjadi jembatan yang menghubungkan tradisi masa lalu dengan harapan masa depan, sebuah penganan manis yang merekatkan persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat majemuk.