
Dalam upaya menjaga vitalitas dan mencegah kelelahan dini, kaum pria dianjurkan untuk menerapkan lima pola makan sehat yang terbukti efektif. Penyesuaian kebiasaan makan menjadi krusial seiring bertambahnya usia, dengan fokus pada asupan yang menyehatkan jantung, rendah lemak, dan mudah dicerna tubuh.
Pertama, Batasi Konsumsi Daging Merah dan Tingkatkan Asupan Protein Tanpa Lemak. Pria cenderung mengonsumsi daging merah lebih banyak daripada wanita, padahal konsumsi berlebihan dapat memicu penyakit jantung. Penyakit ini bahkan berkembang 10-15 tahun lebih cepat pada pria. National Institutes of Health Amerika menunjukkan kebiasaan makan daging merah setiap hari meningkatkan risiko penyakit jantung hingga tiga kali lipat. Sebagai gantinya, ikan seperti salmon dan tuna, kaya akan asam lemak omega-3 yang menjaga kelancaran aliran darah, serta zinc untuk testosteron, sangat direkomendasikan. Daging ayam dan telur juga merupakan sumber protein baik yang mengandung L-arginine dan karnitin untuk sirkulasi darah serta mencegah disfungsi ereksi.
Kedua, Perbanyak Sayuran Berwarna-warni dan Buah-buahan Kaya Antioksidan. Sebagian besar pria mungkin kurang menyukai sayuran segar, padahal sayuran adalah sumber vitamin, mineral, dan serat yang penting. Sayuran berwarna-warni menandakan kekayaan nutrisinya, seperti beta-karoten dan vitamin C pada sayuran oranye. Sayuran hijau, kol ungu, dan bawang putih kaya antioksidan yang melindungi sel tubuh dari kerusakan oksidatif dan mendukung kesehatan reproduksi. Buah-buahan beri, tomat, dan aprikot juga merupakan sumber antioksidan yang baik.
Ketiga, Prioritaskan Karbohidrat Kompleks dan Makanan Tinggi Serat. Mengganti nasi putih dengan nasi merah, yang kaya serat, dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol jahat dan membuangnya dari tubuh. Serat juga berperan penting dalam melancarkan pencernaan, mempertahankan rasa kenyang lebih lama, dan membantu mengelola berat badan. Sumber karbohidrat kompleks lain yang memberi energi tahan lama termasuk oat, ubi jalar, roti gandum utuh, dan biji-bijian. Kebutuhan serat harian untuk pria dewasa berkisar antara 27-38 gram.
Keempat, Pastikan Asupan Protein yang Cukup. Protein adalah nutrisi penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, membentuk otot, serta sebagai sumber energi. Bagi pria dewasa, asupan protein yang direkomendasikan adalah sekitar 65 gram per hari. Asupan ini bisa didapatkan dari daging ayam, ikan, telur, serta produk susu rendah lemak. Kecukupan protein sangat vital, terutama bagi pria dengan gaya hidup aktif atau yang sedang membangun massa otot, di mana kebutuhan bisa mencapai 1,6-2,2 gram protein per kilogram berat badan per hari.
Kelima, Jaga Hidrasi Tubuh secara Optimal. Air merupakan komponen utama tubuh dan penting untuk fungsi sel, jaringan, serta organ yang optimal. Kekurangan cairan atau dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan, penurunan energi, sakit kepala, dan gangguan konsentrasi. Pria dewasa dianjurkan minum sekitar 8 gelas atau 2 liter air putih per hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Hidrasi yang cukup juga membantu mengatur suhu tubuh, melumasi sendi, serta membantu proses pencernaan dan sirkulasi darah.
Selain menerapkan lima pola makan di atas, penting juga untuk menghindari kebiasaan ngemil di malam hari, terutama setelah pukul 20.00, karena dapat memengaruhi toleransi glukosa dan memicu diabetes serta kegemukan. Menghindari makanan dan minuman penyebab disfungsi ereksi seperti produk susu tinggi lemak dan kedelai (yang belum difermentasi) juga disarankan untuk menjaga vitalitas. Dengan menerapkan pola makan sehat ini secara konsisten, pria dapat menjaga stamina, mengurangi risiko penyakit serius, dan tetap bertenaga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.